Video ini mungkin tidak seberapa menarik secara visual. Tidak penuh efek. Tidak dibuat untuk viral. Namun bagi saya, video ini bermakna mendalam. Ia menjadi teman sunyi, pengusir kesepian---baik pada masa lalu maupun hari ini.
Instrumen ini saya anggap sebagai surat balasan yang tak pernah dikirim.
Balasan kepada undangan.
Balasan kepada kenangan.
Balasan kepada diri sendiri.
Musik sebagai Cara Berdamai
Saya percaya, tidak semua kesedihan perlu diceritakan dengan kata. Ada perasaan yang justru lebih jujur ketika dilepaskan lewat nada. Musik, dalam bentuk paling sunyi sekalipun, mampu menjadi ruang aman untuk berdamai.
Melalui video ini, saya belajar satu hal:
kesepian tidak selalu harus diusir, kadang cukup ditemani.
Dan mungkin, di titik tertentu, sunyi sepi sendiri bukan lagi luka---melainkan fase untuk memahami diri dengan lebih utuh.