Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
PSB Bukan Sekadar Lolos atau Tidak
Setiap musim PSB, selalu ada cerita bahagia dan cerita haru. Ada anak yang diterima, ada pula yang belum berkesempatan bergabung. Omjay kerap mengingatkan para orang tua bahwa PSB bukanlah vonis masa depan anak.
"Sekolah favorit tidak menentukan masa depan anak, tapi proses pendidikan yang bermakna akan menentukan arah hidupnya," pesan Omjay.
Labschool sendiri terus berupaya menjaga agar proses PSB tidak menjadi beban psikologis berlebihan bagi anak. Seleksi dilakukan untuk memetakan kesiapan, bukan untuk memberi label pintar atau tidak pintar.
Kepercayaan yang Dijaga, Bukan Diburu
Selama 33 tahun, Omjay melihat satu hal yang tidak pernah berubah dari Labschool: komitmen menjaga kepercayaan. Sekolah ini tidak sibuk mengejar citra, tetapi fokus merawat mutu. Tidak tergoda tren sesaat, tetapi setia pada nilai dasar pendidikan.
Itulah sebabnya, setiap tahun PSB SMP Labschool Jakarta selalu ramai. Kepercayaan yang dijaga dengan konsistensi akan selalu menemukan jalannya sendiri.
Penutup
PSB SMP Labschool Jakarta yang selalu diserbu peminat bukan sekadar cerita tentang sekolah favorit. Ia adalah kisah tentang kepercayaan yang dirawat puluhan tahun, tentang guru-guru yang mengajar dengan hati, dan tentang sosok seperti Omjay yang setia mengabdi selama 33 tahun tanpa pernah kehilangan cinta pada dunia pendidikan.
Di tengah kompetisi sekolah dan hiruk-pikuk pencitraan, Labschool Jakarta berdiri dengan caranya sendiri: tenang, konsisten, dan bermakna. Dan mungkin, itulah alasan mengapa setiap tahun, selalu ada ribuan orang tua yang percaya dan berkata, "Di sinilah kami ingin menitipkan masa depan anak kami."