Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Sustainability Pilihan

Buat Apa Sih Kita Menulis?

24 Maret 2026   09:41 Diperbarui: 24 Maret 2026   14:10 110 4 1

Buat Apa Sih Kita Menulis? Inilah Kisah Omjay yang Menyentuh Hati pembaca kompasiana tercinta.

Suatu malam yang sunyi, Omjay duduk sendirian di depan laptopnya. Jam dinding sudah menunjukkan lewat tengah malam, tetapi jemarinya masih setia menari di atas keyboard. 

Tidak ada honor menanti, tidak ada kontrak penerbitan, dan tidak ada jaminan tulisannya akan dibaca banyak orang. Namun, Omjay tetap menulis. Omjay niatkan untuk berbagi.

Di sela-sela keheningan itu, Omjay pernah bertanya pada dirinya sendiri, "Buat apa sih aku menulis?"

Pertanyaan itu sederhana, tetapi jawabannya tidak selalu mudah. Banyak orang menulis untuk uang. Tidak sedikit pula yang menulis agar dikenal, agar namanya muncul di media, agar dianggap hebat dan pintar. 

Omjay tidak menolak bahwa semua itu adalah hal yang wajar. Manusia memang membutuhkan pengakuan dan penghidupan. Tetapi, dalam perjalanan hidupnya sebagai guru dan pegiat literasi, Omjay menemukan bahwa alasan terdalam untuk menulis jauh lebih dalam daripada sekadar uang atau popularitas.

Omjay guru blogger indonesia/dokpri
Omjay guru blogger indonesia/dokpri

Omjay masih ingat ketika pertama kali menulis di blog tahun 2007. Tulisan-tulisannya tidak langsung mendapat komentar. 

Tidak ada yang membagikan tulisannya. Bahkan, kadang Omjay sendiri merasa seperti berbicara di ruang kosong. Namun Omjay tetap menulis. 

Omjay banyak menulis tentang pengalaman mengajar, tentang murid-muridnya, tentang kegelisahan seorang guru yang ingin pendidikan di negeri ini menjadi lebih baik.

Suatu hari, sebuah pesan singkat masuk ke ponselnya. Seorang guru dari daerah terpencil menulis, "Terima kasih, Pak. Tulisan Bapak membuat saya semangat kembali mengajar. Saya merasa tidak sendirian."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4