Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Lebih dari itu, kami merasa bahwa suara kami seolah tidak didengar. Kami telah berusaha menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, namun hingga saat ini, kejelasan yang kami harapkan belum juga datang. Dalam kondisi seperti ini, kami hanya bisa berharap kepada Bapak Presiden sebagai pemimpin tertinggi negeri ini untuk turun tangan.
Bapak Presiden yang kami muliakan,
Kami bukanlah orang-orang yang mencari sensasi. Kami adalah rakyat kecil yang hanya ingin keadilan ditegakkan. Kami rela berkorban, bahkan menyiksa diri dengan menahan rasa sakit dan kecewa, demi mendapatkan keadilan yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara.
Namun, jika jeritan ini terus diabaikan, kami khawatir bahwa hak asasi manusia kami benar-benar terpinggirkan. Kami tidak ingin hidup dalam ketakutan, tidak ingin pelayanan kesehatan menjadi momok yang menakutkan, dan tidak ingin kejadian serupa terulang kembali di masa depan.
Kami memohon dengan sangat kepada Bapak Presiden untuk:
Menginstruksikan investigasi yang transparan, independen, dan menyeluruh terhadap kasus dugaan malpraktik ini.
Memastikan bahwa pihak-pihak yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
Memberikan perlindungan kepada korban dan keluarganya agar mendapatkan keadilan dan pemulihan yang layak.
Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan, khususnya di daerah, agar kejadian serupa tidak terulang.
Bapak Presiden,