Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Naik KRL Bareng Omjay dan Melihat Indonesia Maju Dari Gerbong Kereta

24 April 2026   06:38 Diperbarui: 24 April 2026   06:39 333 14 11

"Naik KRL itu enak," katanya tegas. "Harganya murah, waktunya jelas, dan pelayanannya sekarang sudah sangat prima."

Ia membandingkan dengan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi yang sering terjebak macet berjam-jam. Dengan KRL, waktu tempuh lebih pasti. Tidak perlu stres menghadapi kemacetan atau biaya bahan bakar yang terus naik.

"Kita bisa sampai tujuan lebih cepat, lebih hemat, dan lebih tenang," lanjutnya.

Menurut Omjay, pelayanan dari KAI Commuter patut diapresiasi. Perbaikan yang dilakukan bukan sekadar kosmetik, tetapi menyentuh kebutuhan dasar penumpang.

"Ini bukti bahwa pelayanan publik di Indonesia bisa maju. Tinggal kita jaga bersama."

5. PR Bersama: Menjaga yang Sudah Baik

Meski banyak kemajuan, Omjay tidak menutup mata bahwa masih ada tantangan. Jam sibuk tetap padat. Masih ada penumpang yang kurang disiplin.

Namun ia tidak ingin hanya mengkritik. Omjay mengajak semua pihak untuk ikut menjaga.

"KRL ini milik kita bersama. Jangan rusak dengan sikap tidak peduli," pesannya.

Omjay mengingatkan hal-hal sederhana: tidak membuang sampah sembarangan, tidak dorong-dorongan, dan saling menghormati.

"Kalau kita ingin Indonesia maju, mulailah dari kebiasaan kecil di tempat umum seperti KRL."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5