Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Ketika Rel Menguji Takdir: Catatan Omjay dari Tragedi Bekasi yang Menggetarkan Hati

29 April 2026   17:21 Diperbarui: 29 April 2026   17:38 205 4 3


Artikel opini di harian kompas hari ini yang ada di harian kompas di https://www.kompas.id/artikel/ketika-mobil-listrik-mogok-di-atas-rel?open_from=Section_Terbaru, sangat menarik perhatian Omjay. Kisqh omjay kali ini tak jauh dari topik itu.

foto dari harian kompas/kompas.id
foto dari harian kompas/kompas.id

Ketika Rel Menguji Takdir: Catatan Omjay dari Tragedi Bekasi yang Menggetarkan Hati

Senin malam, 27 April 2026, menjadi malam yang tak akan mudah dilupakan oleh banyak orang, termasuk saya-Omjay. 

Di tengah kesibukan sebagai guru dan pegiat literasi, kabar dari Bekasi itu datang seperti petir di langit cerah. 

Sebuah taksi listrik mogok di pelintasan sebidang Jalan Ampera. Dalam hitungan detik, KRL Commuter Line menghantamnya, menyeretnya sejauh puluhan meter. Namun, ternyata itu baru awal dari tragedi panjang yang mengguncang nurani bangsa.

Saya membayangkan detik-detik mencekam itu. Sopir berhasil menyelamatkan diri, tetapi rel tak pernah memberi ruang untuk kesalahan kecil. Sistem terganggu. 

Sensor persinyalan rusak. Di tengah kekacauan itu, dari arah berlawanan melaju KA Argo Bromo Anggrek. Sebuah kereta jarak jauh yang tak sempat mengerem. Tabrakan pun tak terelakkan. Gerbong hancur, jeritan terdengar, dan nyawa melayang.

Sebagai seorang guru, hati saya tak hanya sedih, tetapi juga bertanya: apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa sebuah mobil listrik bisa tiba-tiba mati di tengah rel?

Dalam dunia pendidikan, kita diajarkan untuk tidak langsung menyimpulkan tanpa data. Begitu pula dalam tragedi ini. Banyak yang langsung mengaitkan dengan medan elektromagnetik dari rel kereta. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4