Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kuputuskan Pergi Dari Rumah: Kisah Omjay Guru Blogger Indonesia

15 Mei 2026   01:38 Diperbarui: 15 Mei 2026   01:38 266 11 10

Jalanan malam terasa begitu sunyi ketika Omjay melangkah meninggalkan rumah. Lampu-lampu jalan memantulkan bayangan tubuhnya yang tampak kecil di tengah dinginnya malam Jakarta. 

Tidak ada tujuan pasti. Tidak ada kepastian hidup setelah itu. Yang ada hanya keberanian kecil untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari luka yang semakin dalam. 

Di perjalanan, Omjay menangis diam-diam. Saya teringat masa kecil bersama keluarga, teringat suara tawa yang dulu pernah memenuhi rumah itu sebelum semuanya berubah menjadi dingin dan penuh tekanan. 

Omjay sadar bahwa meninggalkan rumah bukan berarti menghapus rasa cinta kepada keluarga. Justru keputusan itu diambil karena hatinya sudah terlalu lelah untuk terus bertahan sambil berpura-pura baik-baik saja.

Hari-hari setelah pergi dari rumah bukanlah kisah indah seperti dalam film. Omjay harus berjuang sendirian. Omjay pernah tidur di tempat sempit, hidup dengan uang pas-pasan, bahkan menahan lapar demi tetap bisa membeli kuota internet untuk menulis di blognya. 

Namun dari semua kesulitan itu, ada satu hal yang tidak pernah Omjay tinggalkan, yaitu menulis. Dalam kesepian, Omjay terus menulis. Dalam air mata, saya tetap menulis. 

Blog yang awalnya hanya tempat curhat perlahan mulai dikenal banyak orang. Tulisan-tulisan Omjay tentang pendidikan, kehidupan, dan perjuangan menyentuh hati pembaca dari berbagai daerah di Indonesia. 

Tanpa disadari, luka yang pernah hampir menghancurkannya justru menjadi sumber kekuatan yang membuatnya terus berkarya.

Tahun demi tahun berlalu, nama Omjay mulai dikenal sebagai Guru Blogger Indonesia. Saya diundang berbicara di banyak tempat, menginspirasi guru dan pelajar untuk gemar menulis. 

Banyak orang melihatnya sebagai sosok sukses yang penuh semangat. Namun tidak banyak yang tahu bahwa di balik semua pencapaiannya, ada kisah seorang anak yang pernah pergi dari rumah sambil menangis di tengah hujan malam. 

Ada luka yang pernah begitu dalam hingga membuatnya merasa sendirian di dunia ini. Dan ada kerinduan yang diam-diam terus hidup terhadap keluarga yang pernah saya tinggalkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4