Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Seorang kawan guru di SMKN 40 Jakarta bertanya kepada Omjay. Mengapa menulis menambah wawasan? Inilah kisah Omjay kali ini di Kompasiana tercinta. Beberapa waktu lalu Omjay pernah diundang menjadi narasumber menulis dan menghasilkan uang untuk siswa SMKN 40 Jakarta.
https://youtu.be/xC0g60rWW_g?si=54YSlM4b2nTNc8M7
Menulis menambah wawasan karena saat menulis kita dipaksa untuk berpikir, membaca, mengingat, dan menghubungkan berbagai informasi yang kita miliki.
Semakin sering seseorang menulis, semakin luas pula pengetahuan yang diperolehnya. Sebabnya otaknya dipakai untuk membuat dan menuliskan apa yang disukai dan dikuasainya. Hal ini tentu saja tidak mudah.
Ada beberapa alasan mengapa menulis dapat menambah wawasan:
1. Menulis Membuat Kita Banyak Membaca
Sebelum menulis, biasanya kita mencari referensi terlebih dahulu. Kita membaca buku, artikel, berita, jurnal, atau pengalaman orang lain. Dari proses membaca itulah wawasan bertambah.
Pepatah mengatakan:
"Pembaca yang baik belum tentu penulis yang baik, tetapi penulis yang baik pasti pembaca yang baik."
2. Menulis Melatih Berpikir Kritis