JATIM INFO
JATIM INFO Freelancer

Zuliatin adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki ketertarikan besar pada dunia menulis dan informasi publik. Di tengah aktivitas sehari-hari, saya menemukan ruang untuk berkarya melalui tulisan, terutama dengan mengangkat berbagai cerita dan potensi yang ada di sekitar masyarakat. Saya senang menulis tentang pertanian, UMKM, potensi desa, kebijakan pemerintah, serta isu lingkungan. Bagi saya, setiap desa memiliki cerita dan potensi yang layak dikenal. Petani, pelaku UMKM, masyarakat desa, hingga berbagai program pemerintah memiliki sisi menarik yang perlu disampaikan kepada publik secara informatif dan berimbang. Melalui tulisan di Kompasiana, saya ingin ikut membuka ruang bagi masyarakat untuk berbagi informasi, memperkenalkan potensi daerah, mengangkat persoalan di lingkungan sekitar, sekaligus memberikan apresiasi kepada mereka yang terus berkarya dan membangun daerahnya. Saya percaya, menulis bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang merekam kehidupan, mengangkat suara masyarakat, dan membuka mata terhadap potensi yang sering kali luput dari perhatian. Menulis dari sekitar, mengangkat potensi negeri

Selanjutnya

Tutup

Video

Berwisata Hati Bersama Fans TikToker, Berbagi untuk Sesama

6 September 2026   18:18 Diperbarui: 6 September 2026   18:18 187 0 0


Malang Kompasiana.com ~Berwisata Hati Bersama Fans TikToker menjadi momentum untuk memaknai perjalanan bukan sekadar menikmati suasana, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan berbagi dengan sesama.

Kegiatan yang melibatkan para fans TikToker tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan komunitas di media sosial dapat diarahkan menjadi gerakan sosial yang sederhana namun memiliki arti bagi penerima manfaat.

Semangat yang dibawa pun cukup sederhana: "Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi."

Cak Kliwon, selaku Reporter Kompasioner, menilai kegiatan berbagi seperti ini menunjukkan bahwa kebersamaan tidak harus berhenti pada pertemuan dan hiburan.

"Berwisata boleh untuk mencari kebahagiaan, tetapi akan jauh lebih bermakna ketika perjalanan itu juga membawa kepedulian. Berbagi tidak harus menunggu menjadi orang kaya. Yang terpenting adalah kemauan untuk peduli," kata Cak Kliwon.

Menurutnya, media sosial memiliki potensi besar untuk membangun solidaritas apabila digunakan secara positif. Para kreator dan pengikutnya dapat menjadi bagian dari gerakan kecil yang menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, perjalanan terbaik bukan hanya tentang tempat yang dikunjungi, tetapi tentang kebaikan yang ditinggalkan.