"Pengin pesan apa?"
"Soto babat!"
"Ya, sudah. Kupesanin!" Aku bergegas memesan soto babat di lapak yang dekat tempat duduk.
Sementara aku lagi penasaran pengin pesan sate gule di pojok dekat pintu masuk. Biasanya pas ke situ selalu tutup, atau sudah habis. Kebetulan ini sedang buka, jadi aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini.
Kulihat menu olahan kambing banyak variasinya. Dari sate, gule, tongseng, tengkleng, rica-rica dan kikil.
Tadi mungkin ayah tidak memperhatikan lapak ini. Biasanya ayah penggemar daging kambing, karena tensinya biasa rendah. Kalau aku malah berkecenderungan darah tinggi.
Aku penasaran dengan menu sate campur yang tertulis di menu.
"Bu, sate campur itu yang bagaimana?" Tanyaku.
"Itu nasi gule, sama dikasih satenya, Bu!"