Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Petualangan Berperahu Melintasi Watu Dukun dan Pantai Simbaronce

27 Mei 2024   18:00 Diperbarui: 27 Mei 2024   18:00 2230 24 14

Perahu mulai melaju meninggalkan dermaga (dokumen RT 11)
Perahu mulai melaju meninggalkan dermaga (dokumen RT 11)

Akhirnya kita sudah berkumpul semua di dalam perahu menikmati petualangan Berperahu di lautan. Cukup dag-dig-dug, secara kita masuk ke laut dengan perahu kecil. Tapi kita semua sudah mengenakan pelampung untuk safety first.

Setelah berdoa, mesin perahu dihidupkan oleh Mas Elon(sebut saja begitu. Bukan nama sebenarnya).

Perahu mulai melaju, dengan suara mesin yang menderu. Cukup halus mesinnya, tidak terlalu memekakkan telinga.

Berpose dulu sambil berdiri sebelum perahu melaju(dokpri)
Berpose dulu sambil berdiri sebelum perahu melaju(dokpri)

Sesekali berpapasan dengan perahu lain yang juga melaju di lautan. Petualangan yang menyenangkan dengan pemandangan laut yang indah.

Deru mesin perahu memecah keheningan, menimbulkan riak air yang menciprat dan bergulung. Kamipun berteriak penuh kegembiraan. Kapan lagi bisa mengarungi laut. Karungnya nggak akan cukup. Eh...bercanda! Hehehe...

Tak lama perahu melintasi pulau kecil yang berupa batu dan pepohonan.

Kata Mas Elon, pulau kecil itu namanya pulau watu dukun. Duh, jadi ingat situs watu dukun peninggalan Mpu Sindok di Ponorogo. Tapi ternyata tidak ada hubungannya. 

Kata Mas Elon, pulau kecil itu dinamai Watu Dukun karena banyak orang yang datang ke situ untuk mencari wangsit nomor togel. Walah....

Pulau watu dukun (dokpri)
Pulau watu dukun (dokpri)

Saat melintasi Watu dukun, laju perahu melambat, sehingga kita bisa memandang lebih jelas dan mengamati pelan-pelan.

Dari dekat hawa mistis menyeruak. Eh, nggak ding. Sejujurnya malah pulau kecil ini terlihat indah subur, menghijau.

Pulau watu dukun dari dekat, semakin jelas keindahannya (dokpri)
Pulau watu dukun dari dekat, semakin jelas keindahannya (dokpri)

Onggokan batu yang terpahat alami, berpadu dengan hijaunya pepohon, menghiasi air laut biru yang ikut memantulkan hijau daun.

Perahu tetap berjalan pelan sampai kami puas memandangi dan ngepoin pulau kecil itu dengan cermat. Kira-kira, di pulau itu ada apanya ya, hihihi..

Tapi kita tidak turun di sini, sebab tujuan kita memang cuma melintas dan melihat dari dekat pulau-pulau yang ada di tepi lautan berpasir putih ini.

Perahu kembali melaju untuk melintasi tempat lain yang perlu dikenal dan dikenang. Pelayaran ini harus memberikan pengalaman yang bermanfaat dan tak terlupakan.

"Itu pantai Simbaronce!" Mas Elon berteriak memberitahu. Dari kejauhan terlihat titik-titik kecil dan perahu yang juga baru lepas jangkar dari pantai Simbaronce. 

Pantai ini masih sealur dengan pantai Karanggongso yang berpasir putih. Ternyata kita berlayar cukup jauh ke tengah laut jika melihat pantai Simbaronce terlihat kecil.

Pantai Simbaronce, dilihat dari laut(dokpri)
Pantai Simbaronce, dilihat dari laut(dokpri)

Pantai Simbaronce ini masih berhubungan dengan Pantai Karanggongso, karena masuk berada di dusun yang sama, yaitu Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Yuk kita lanjutkan petualangan kita berperahu.

Masih banyak tempat unik dan menarik yang menghibur dan bermanfaat menambah wawasan dan pengetahuan. 

Jadi, kesimpulannya sibuk atau Produktif?

Tentulah produktif, karena di samping bahagia, kita juga tak pelit membagikan keseruan petualangan ini. Jadi nggak perlu lagi ditanya sibuk atau Produktif. Hihihi..

Tapi sabar ..tunggu di artikel selanjutnya, ya. See you ...

Ingin ikut berpetualang juga?

Jangan khawatir, saya sudah merekam petualangan ini dalam video yang saya bagikan.

Yuk ditonton.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3