
Penculikan anak yang marak membuat para orang tua khawatir, termasuk saya meski anak-anak saya sudah dewasa.
Salah satu hal yang saya lakukan adalah membuat liputan tunda saat menuliskan artikel yang berhubungan dengan aktivitas anak, sehingga saat liputan ini tayang, kondisi di lapangan sudah berbeda dan tidak bisa menjadi referensi atau informasi yang bisa disalahgunakan oleh penculik anak.
Penculikan anak sudah dalam taraf cukup memprihatinkan. Bahkan pernah ada saudara bercerita, saat berpergian, di terminal bertemu orang yang secara terang-terangan membujuk anaknya untuk diajak mengemis.
Anak-anak tetap mempunyai hak untuk bermain dan bergembira, meski harus tetap diawasi dan dipantau agar terhindar dari penculikan anak.
Seperti acara permainan anak yang dilakukan oleh CVI Jatim ini mengajak anak-anak untuk bermain bersama dan diberi hadiah sebagai reward atas partisipasinya.

Permainan kali ini, ada 6 anak yang dibagi dalam 2 kelompok.
Kemudian panitia memberikan tulisan nama binatang yang harus diperagakan, tapi tidak boleh diucapkan. Nanti peserta terakhir menebak binatang yang dimaksud.

Dalam permainan kali ini, ternyata peserta berhasil memperagakan dengan baik, dan semua jadi pemenang karena bisa menebak dengan betul, binatang yang dimaksud
Akhirnya semua mendapat hadiah.