Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Sekelumit Komedi Pagi di Wulung Gunung: Salah Paham Jadi Berkah

15 September 2026   13:08 Diperbarui: 15 September 2026   13:10 266 5 4

Ayah kucubit dan paham kalau aku mengajak pamit. Ayah membuka tas dan mengambil selembar uang, sayang nya nggak bawa amplop. 

" Pak Tulus, Bu Narti, terima kasih sekali kami sudah dijamu. Ini sedikit sebagai tanda sayang dan terima kasih.

"Eh, jangan! Tidak usah. Kalau di desa seperti ini biasa. Tidak! Kami tulus kok!" Pak Tulus dan Bu Narti menolak pemberian kami. Akhirnya kami mengalah, dan mengucapkan beribu terima kasih sambil pamit.

Tumis buncis dan kembang kol pemberian penduduk lokal di watu gunung(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Tumis buncis dan kembang kol pemberian penduduk lokal di watu gunung(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Sungguh pengalaman yang tak terlupakan dan memalukan buat kami. Hihihi...Mau cari sarapan malah dijamu penduduk.

Kembali ke lokasi camping dengan 2 tangan menenteng oleh-oleh. Bersyukur sekaligus merasa beruntung, memperoleh oleh-oleh ganda, berinteraksi dan menyatu dengan penduduk, mempelajari kebiasaan nya, sekaligus memperoleh oleh-oleh sayuran gratis dan kerupuk.

Akhirnya sayuran dari Bu Narti kumasak di tenda, menjadi tumis buncis kembang kol. Sayur segar dari kebun penduduk.

Kebetulan kami juga membawa telur yang bisa didadar untuk lauk. Aroma dadar rupanya menarik camper lain yang buka tenda di lokasi yang sama dan berdekatan.

"Besok lagi, kalau camping harusnya kita juga membawa bekal telur, bisa buat lauk!" Camper yang tak jauh dari kami berkata pada camper lainnya. Sebenarnya kami masih ada persediaan telur, tapi sepertinya mereka keluarga besar, kalau telurnya kami beri nggak cukup, jadi Aku terpaksa cuek. Eh...

Semoga lain kali kami bisa camping lagi di sini, dan kembali mengunjungi Pak Tulus dan keluarga nya untuk bergantian berbagi oleh -oleh.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4