KS Story
KS Story Petani

Kisah PNS Asyik Bertani Di Sebuah Kebun Mini Miliknya, KS Garden Kuansing Namanya. (Kebun Buah Yang Disinari Matahari, Sayuran Yang Berwarna Cerah, Mimpi Yang Dipanen, Keranjang Berlimpah, Usaha Yang Membuahkan Hasil, Akar Yang Bersemangat, Panen Manis, Dari Ladang Ke Meja Makan😅)

Selanjutnya

Tutup

Video

Membangun Mentalitas Sukses Di Usia Muda (Kuingin Bercerita Episode 6)

23 Maret 2026   04:18 Diperbarui: 23 Maret 2026   09:36 188 0 1

Saya membiasakan komunikasi dua arah dengan cara saya banyak mendengarkan dengan seksama saat anak-anak menyampaikan pendapat atau kekhawatiran mereka. Saya ajarkan anak-anak untuk menerima kegagalan bisnis saya di masa lalu. Bahwasanya, kegagalan adalah bagian dari proses belajar, __termasuk dalam berbisnis. 

Anak perlu memahami bahwa bisnis bukan hanya soal sukses, tetapi juga tentang cara berpikir dan keberanian mencoba. Dengan saya pernah gagal, mereka belajar mencari strategi baru dan berpikir lebih kreatif. Dari kegagalan masa lalu juga, saya tanamkan pada anak-anak saya, bahwa risiko adalah bagian dari perjalanan. Dan setiap pengalaman orang tua mereka, akan memperkuat karakter mereka.

Saya tahu, dalam mempersiapkan anak-anak untuk meneruskan bisnis keluarga adalah sebuah proses yang membutuhkan perencanaan, kesabaran, ketekunan, dan kasih sayang yang tulus. Dengan menerapkan pendekatan yang seimbang antara aspek praktis dan spiritual, harapan saya, __saya dapat membantu generasi penerus tumbuh menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan mampu membawa bisnis keluarga ini kepada masa depan yang cerah. 

Orangtua modern akan menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada anak-anaknya. Selain memiliki kompetensi teknis, generasi penerus bisnis keluarga juga perlu dibekali dengan jiwa kepemimpinan yang kuat. Anak-anak harus dilatih untuk berani mengambil keputusan, memimpin tim, dan mengelola perubahan dengan bijaksana. 

Problem hari ini bukan kurangnya anak pintar dan terampil, namun kurangnya anak yang mandiri dan dewasa pada waktunya, kurangnya kemampuan leadership dan memikul tanggungjawab. Kedewasaan yang tidak tiba pada waktunya, akan menyebabkan turbulensi dalam kehidupan. Kesenjangan antara organ biologis dan otak yang sudah teraktifasi bak orang dewasa, namun jiwanya masih berupa jiwa anak-anak dengan fitrah yang tak tumbuh baik. Itu problem hari ini.

Maka, bagi para orangtua modern, __pendidikan bukan tentang persekolahan semata. Justru pendidikan yang utama adalah membuat anak tumbuh fitrahnya dengan paripurna dipandu oleh orang tua sehingga menjadi berbahagia, bertanggungjawab, dewasa, adil dan beradab. Beradap pada Agamanya..., pada Dirinya..., pada AyahIbunya, pada Keluarganya, pada Alamnya, serta pada umat sekitar nya.   

Percayalah,

Melibatkan anak dalam bisnis keluarga adalah pendidikan nyata. Bisnis keluarga apalagi yang selaras dengan Misi Keluarga adalah hal yang paling baik untuk melibatkan anak, selain membuat anak menjadi bagian penting dari keluarga, juga mereka melihat keteladanan langsung dari bagaimana Ayah dan Ibunya berjibaku berjuang merintis bisnis dari awal dan melihat bagaimana keimanan itu melekat dalam bisnis, bukan sekedar bisnis untuk bisnis mencari uang atau mengejar profit tanpa keimanan atau misi langit atau misi keluarga yang kokoh. 

Misi Keluarga tentu bukan misi misian capaian sukses dunia, namun harus terkait dengan keyakinan atau keimanan untuk menolong ummat, untuk menyerukan kebenaran, untuk melakukan perubahan yang Allah ridhai pada suatu bidang spesifik kehidupan. Inilah misi langit  keluarga KS. 

Misi Keluarga KS adalah suatu yang menggebu gebu ingin dilakukan di jalan Allah, misalnya menolong anak yatim agar mandiri, memakmurkan tetangga dengan professional, melestarikan alam dengan bertani, membantu pemuda agar memiliki bisnis yang sustain dan inovatif, menyediakan makanan halal & thayyieb dengan cafe organik, menebarkan Ilmu baik dengan pendekatan yang mudah, mengkampanyekan pemikiran yang benar dengan tulisan, memberdayakan desa dengan energi terbarukan dsbnya.

Nah dari sinilah Bisnis Keluarga KS dirintis dan dibangun. Jadi bisnis bukan tentang mengejar omset yang tiada akhirnya, namun tentang bagaimana mendeliver solusi terbaik bagi ummat dengan ihsan atau professional untuk mewujudkan misi langit keluarga. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9