Jika malam masih dihiasi bintang,
engkaulah cahaya yang paling lama kupandang,
bukan sebab aku mampu memilikimu,
melainkan karena melalui indahmu,
aku pernah belajar mencintai sesuatu yang tak bisa kugenggam.
Jika laut masih menyimpan keindahan,
engkaulah samudra yang ingin kuseberangi,
namun semakin jauh aku mengejarmu,
semakin dalam aku tenggelam,
hingga kusadari, tak semua keindahan adalah tempat untuk berlabuh.
Andai pertemuan dapat kuulang,
mungkin akan kuperjuangkan engkau lebih keras,
tetapi takdir tak mengenal kata seandainya,
ia hanya meninggalkan namamu di dadaku
dan air mata di atas sajadahku.
Pernah kutanya kepada-Mu dalam sunyi,
"Ya Allah, mengapa Kau pertemukan aku dengannya
jika akhirnya harus Kau ajarkan aku kehilangan?"
Kini aku mengerti, mungkin Engkau tidak sedang mengambilnya dariku,
tetapi sedang mengambil hatiku yang terlalu jauh dari-Mu.
Maka jika suatu malam namanya kembali hadir dalam doaku,
aku tak akan lagi meminta agar ia menjadi milikku,
cukup kuucapkan dengan hati yang patah:
"Ya Allah, jika kehilangan ini jalan menuju-Mu,
jangan kembalikan dia kepadaku---kembalikan hatiku kepada-Mu."