Dikira Limbah, Ternyata Galon Bekas Bisa Jadi Komposter Pupuk Organik Cair
Ada satu benda yang hampir selalu ada di rumah, tetapi sering kali begitu kosong langsung dianggap tidak berguna. Apalagi kalau bukan galon bekas.
Setelah air minumnya habis, biasanya galon hanya dipindahkan ke sudut rumah, gudang, atau tempat barang bekas. Kalau jumlahnya semakin banyak, kita mulai bingung: mau diapakan?
Padahal, kalau sedikit kreatif, galon bekas bisa naik kelas. Bukan sekadar menjadi wadah penyimpanan barang, tetapi bisa dimanfaatkan menjadi komposter sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair.
Bagi saya, inilah salah satu bentuk sederhana dari prinsip 3R: reduce, reuse, dan recycle. Tidak harus menunggu punya peralatan mahal untuk mulai peduli lingkungan. Barang yang ada di sekitar rumah pun bisa dimanfaatkan.

Dari Galon Bekas Menjadi Komposter
Ide membuat komposter dari galon bekas sebenarnya cukup sederhana.
Galon yang sudah tidak digunakan dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, bagian tertentu bisa diberi lubang kecil untuk membantu sirkulasi udara dan pengelolaan cairan. Bentuk komposter dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis galon yang digunakan.
Ada yang memanfaatkan satu galon sebagai wadah pengolahan. Ada juga yang membuat sistem sederhana dengan dua wadah sehingga cairan hasil penguraian dapat ditampung secara terpisah.
