Aroma belerang di area tersebut terasa jauh lebih pekat sehingga mereka merasa kurang nyaman.
Akhirnya kami menikmati keindahan kawah dari area yang lebih aman dan tetap bisa menyaksikan panorama alam yang luar biasa.
Kurang lebih 45 menit kami berada di kawasan Kawah Putih.
Bukan karena tidak indah, tetapi karena aroma belerang yang semakin kuat membuat kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
Setelah keluar dari kawasan wisata, tujuan kami berikutnya adalah mencari penginapan.
Hari itu pengunjung sangat ramai, terutama wisatawan dari Jakarta yang sedang menghabiskan waktu libur. Kami tidak ingin kehabisan kamar, sehingga memilih mencari penginapan lebih dulu sebelum mengunjungi destinasi berikutnya.
Syukurlah, kami berhasil mendapatkan sebuah guest house yang cukup nyaman untuk berlima.
Begitu barang-barang selesai diturunkan dan kami beristirahat sejenak, semangat kembali muncul.
Masih banyak tempat menarik di kawasan Ciwidey yang menunggu untuk dijelajahi.
Dan petualangan kami hari itu ternyata masih jauh dari kata selesai.
Begitulah perjalanan keluarga kami. Tidak selalu mengejar sebanyak mungkin destinasi dalam sehari, tetapi menikmati setiap tawa di dalam mobil, setiap cangkir kopi di rest area, setiap doa yang dipanjatkan di perjalanan, dan setiap momen kebersamaan yang mungkin suatu saat nanti hanya bisa dikenang lewat foto dan cerita. Karena pada akhirnya, bukan hanya tempat yang membuat perjalanan menjadi indah, melainkan orang-orang yang berjalan bersama kita.