Bukit Panorama Pamijahan bukan hanya menawarkan tempat berfoto yang instagramable. Di sini pengunjung bisa menikmati ketenangan, menghirup udara segar, mengobrol santai bersama keluarga, atau sekadar duduk menikmati secangkir kopi sambil memandangi alam. Kadang-kadang, kebahagiaan memang sesederhana itu.
Menjelang sore, ketika matahari mulai condong ke barat, perut kami mulai memberi tanda.
Seperti biasa, sebelum pulang kami mampir ke sebuah warung sederhana yang berada tidak jauh dari lokasi wisata.
Saya langsung berkata kepada pemilik warung,
"Bu... hari ini kami minta dimasakkan yang spesial ya."
Tidak lama kemudian, aroma gurami bakar mulai menyeruak dari dapur. Bumbu khas racikan mereka meresap sempurna ke dalam ikan yang dibakar perlahan di atas bara. Di meja juga tersaji petai bakar, aneka lalapan segar, sambal yang menggoda selera, serta segelas teh tawar panas yang pas menemani udara pegunungan.

Namun perjalanan kami belum lengkap.
Saya mengeluarkan sebungkus kopi tubruk yang memang sengaja kami bawa dari rumah.
"Bu, kopinya boleh diseduhkan di sini ya."
Beliau tersenyum sambil mengangguk.