Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Pendampingan di tingkat sekolah dan daerah masih belum maksimal
Di sinilah letak tantangan sebenarnya: bukan pada konsep, tetapi pada implementasi. 2026: Tahun Akselerasi dan Penyempurnaan Memasuki tahun 2026, pemerintah tidak tinggal diam. Program ini justru dipercepat dengan target yang lebih ambisius: 50% satuan pendidikan di Indonesia mengimplementasikan pembelajaran mendalam.
Bagaimana caranya?
Pendekatannya berubah. Lebih sederhana, lebih fokus, dan lebih membumi.
1. Menguatkan Kelompok Kerja Guru
Pelatihan tidak lagi berdiri sendiri, tetapi berbasis komunitas seperti KKG, MGMP, dan MKKS. Guru belajar bersama, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan.
2. Hadirnya Fasilitator Lokal
Guru-guru terbaik hasil pelatihan sebelumnya diberdayakan menjadi fasilitator. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi mendampingi.
3. Materi yang Lebih Ringkas dan Tajam
Tidak lagi terlalu banyak teori. Materi dibuat dalam paket singkat 3--4 jam yang langsung bisa dipraktikkan di kelas.
4. Pendekatan TET (Teacher Experimental Training)