Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Liputan Kegiatan Saksi SMP Labschool Jakarta di Sanggabuana Karawang

16 April 2026   04:50 Diperbarui: 16 April 2026   13:00 281 10 6

Saksi smp labachool jakarta/dokpri
Saksi smp labachool jakarta/dokpri
Kisah Omjay kali ini tentang liputan kegiatan SAKSI di Sanggabuana Karawang Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Menempa Karakter, Menyalakan Jiwa Kepemimpinan Siswa Kelas 7 SMP Labschool Jakarta. Kegiatan dilaksanakan dari 13 sampai 16 April 2026. Tahun ini agak berbeda format acaranya dari SAKSI tahun sebelumnya. Itulah informasi yang Omjay dapatkan dari pak Treza Wakil Kepala sekolah bidang Kesiswaan.

https://www.youtube.com/watch?v=gtUzQ3LUOGo

Di tengah sejuknya alam pegunungan Sanggabuana, Karawang, ratusan siswa kelas 7 SMP Labschool Jakarta berdiri tegap dalam barisan. Dengan seragam rapi, tongkat di tangan, dan semangat di dada, mereka mengikuti kegiatan Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia (SAKSI). Inilah sebuah pengalaman pendidikan yang tak hanya mengasah intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan kepemimpinan sejak dini.

Kegiatan SAKSI ini bukan sekadar perjalanan studi biasa. Ia adalah ruang pembelajaran nyata, di mana siswa belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, hingga cinta tanah air secara langsung di lapangan. Kegiatan ini adalah kegiatan yang wajib diikuti siswa SMP Labschool Jakarta.

Saksi smp labachool jakarta/dokpri
Saksi smp labachool jakarta/dokpri

Belajar di Alam Terbuka Sanggabuana

Kegiatan SAKSI dilaksanakan di kawasan latihan militer Sanggabuana, Karawang, tepatnya di lingkungan Detasemen Pemeliharaan Daerah Latihan Kostrad. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki suasana alam yang asri, tempat ini juga menjadi pusat pelatihan kedisiplinan yang sangat cocok untuk membentuk karakter siswa.

Selama kurang lebih 3 hari 2 malam, siswa menjalani kehidupan sederhana layaknya prajurit. Mereka tidur di barak, makan bersama, dan mengikuti berbagai kegiatan fisik maupun mental yang terjadwal dengan ketat. 

Tidak ada kemewahan. Bahkan, dalam beberapa pengalaman sebelumnya, sinyal telepon pun sulit didapatkan. Namun justru di situlah letak kekuatan kegiatan ini: siswa belajar mandiri, jauh dari ketergantungan teknologi, dan lebih dekat dengan kehidupan nyata.

Mobil tronton seksi perlengkapan tibda lebih awal/dokpri
Mobil tronton seksi perlengkapan tibda lebih awal/dokpri

Latihan Disiplin ala Militer

Salah satu kegiatan utama dalam SAKSI adalah latihan kedisiplinan yang mengadopsi pola pendidikan militer. Siswa dilatih Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tata cara penghormatan, serta ketepatan dalam mengikuti instruksi.

Dari foto yang dikirimkan salah satu panitia SAKSI, terlihat siswa berbaris rapi dengan penuh semangat, dipandu oleh instruktur dari TNI AD. Ini menunjukkan bagaimana mereka dilatih untuk:

  • Disiplin waktu
  • Taat aturan
  • Fokus dan tanggung jawab
  • Kerja sama tim

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan sejak dini agar siswa siap menghadapi tantangan di masa depan. Juga membangun kekompakan di anatar siswa SMP Labschool Jakarta yang mengikutinya.

Membangun Jiwa Kepemimpinan

SAKSI merupakan agenda rutin SMP Labschool Jakarta yang secara khusus diperuntukkan bagi siswa kelas 7. Tujuannya adalah membentuk jiwa kepemimpinan, daya juang, dan loyalitas siswa. Biasanya dijabarkan dalam proposal kegiatan siswa.

Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga belajar menjadi pemimpin. Mereka dilatih untuk:

  • Mengambil keputusan dalam kelompok
  • Bertanggung jawab terhadap tugas
  • Berkomunikasi efektif
  • Saling menghargai

Tema kegiatan SAKSI seringkali mengarah pada pembentukan pemimpin masa depan yang tangguh dan bermental juara. Namun SAKSI tahun ini ada format yang berbeda, nanti kita tunggu press release resmi dari panitia SAKSI.

Belajar Peduli Melalui Bakti Sosial

Tak hanya fokus pada diri sendiri, siswa juga diajak untuk peduli terhadap masyarakat sekitar. Dalam rangkaian kegiatan SAKSI terdahulu, biasanya dilaksanakan bakti sosial seperti:

  • Penyuluhan kesehatan
  • Pengobatan gratis
  • Pembagian pakaian layak pakai
  • Bazar murah

Kegiatan ini mengajarkan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memimpin, tetapi juga melayani dan memberi manfaat bagi orang lain. Kabarnya tahun ini ada beberapa format acara SAKSI yang lebih seru. Tahun ini Omjay tidak ikut karena mengajar kelas 8 di SMP Labschool Jakarta.

Materi Life Skill yang Beragam

Tahun sebelumnya, Selama kegiatan berlangsung, siswa juga mendapatkan berbagai materi edukatif yang menarik, seperti:

  • Bela negara dan wawasan kebangsaan
  • Pertolongan pertama (first aid)
  • Bahaya narkoba
  • Outbond dan permainan tim
  • Pengenalan lingkungan

Materi ini dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa secara holistik. Kegiatan tidak hanya akademik, tetapi juga keterampilan hidup. 

Penguatan Profil Pelajar Pancasila

SAKSI juga menjadi bagian nyata dari implementasi Profil Pelajar Pancasila, yaitu membentuk siswa yang:

  • Beriman dan berakhlak mulia
  • Mandiri
  • Gotong royong
  • Bernalar kritis
  • Kreatif
  • Berkebinekaan global

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya "belajar tentang" nilai-nilai tersebut, tetapi benar-benar mengalami dan mempraktikkannya langsung.

Kesan Mendalam bagi Siswa

Bagi siswa kelas 7, kegiatan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Banyak dari mereka yang awalnya merasa canggung, lelah, bahkan rindu rumah. Namun seiring waktu, mereka justru menemukan:

  • Persahabatan baru
  • Kepercayaan diri
  • Mental yang lebih kuat
  • Rasa bangga terhadap diri sendiri

Kegiatan ini menjadi titik awal transformasi dari "anak sekolah biasa" menjadi pribadi yang lebih tangguh dan mandiri.

Penutup: Dari Sanggabuana untuk Masa Depan Indonesia

SAKSI di Sanggabuana bukan sekadar kegiatan tahunan. Ia adalah proses pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Di tempat inilah siswa belajar bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang sikap, tanggung jawab, dan kepedulian.

Dari barisan-barisan rapi di lapangan terbuka, dari keringat dan tawa yang tercurah, lahir calon-calon pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia menuju masa yang lebih baik.

Sanggabuana bukan hanya tempat belajar siswa tetapi tempat menempa jiwa. Dari sinilah akan lahir pemimpin masa depan Indonesia berikutnya. Semoga.

Salam blogger persahabatan

Omjay/Kakek Jay

Guru blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com

Omjay guru blogger Indonesia/dokpri
Omjay guru blogger Indonesia/dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4