Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Selamat Jalan Kakak Kandung Omjay, Almarhum Dody Achmad Fadillah

13 Mei 2026   16:23 Diperbarui: 13 Mei 2026   18:29 202 7 5

keluarga achamd abdullah (Dody berada di paling kanan)/dokpri
keluarga achamd abdullah (Dody berada di paling kanan)/dokpri

Ada satu hal yang sangat membekas di hati keluarga kami. Hampir setiap hari, almarhum rajin membagikan tausyiah, video ceramah agama, dan pesan-pesan kebaikan di grup WhatsApp keluarga. 

Kadang berupa potongan ayat Al-Qur'an, video ceramah singkat tentang sabar, pentingnya shalat, sedekah, hingga pengingat tentang kematian dan kehidupan akhirat.

Mungkin bagi sebagian orang itu hanya pesan biasa yang lewat di layar telepon genggam. Namun hari ini, semua kiriman itu terasa sangat berarti. Seolah almarhum sedang meninggalkan jejak nasihat untuk kami semua sebelum berpulang menghadap Allah SWT.

Kini saya Omjay baru sadar, dakwah kecil yang beliau lakukan setiap hari ternyata menjadi amal jariyah yang insya Allah terus mengalir pahalanya. Betapa mulianya orang yang mengingatkan keluarganya pada kebaikan, walau hanya lewat sebuah video singkat di WhatsApp.

Hari ini, video-video tausyiah yang dulu sering muncul di grup keluarga justru menghadirkan rasa haru mendalam. Nama Kakang Dody masih terpampang di sana, tetapi beliau sudah tidak lagi bisa mengirim pesan seperti biasanya.

Kematian memang selalu datang tanpa mengetuk pintu. Kematian tidak pernah menunggu kita siap. Kematian datang tepat pada waktu yang sudah Allah tetapkan. Tidak bisa dimajukan, tidak bisa diundur walau satu detik pun.

Sering kali kita merasa hidup masih panjang. Masih ada waktu untuk bertemu. Masih ada kesempatan meminta maaf. Masih ada hari esok untuk berkumpul bersama keluarga. Namun pagi ini saya kembali diingatkan bahwa hidup sesungguhnya sangat singkat.

Kadang kita terlalu sibuk mengejar dunia sampai lupa bahwa semua yang kita cintai bisa pergi sewaktu-waktu. Hari ini saya Omjay kehilangan seorang kakak. Besok mungkin orang lain kehilangan ayah, ibu, sahabat, atau bahkan anaknya. Dunia memang tempat singgah sementara. Tidak ada manusia yang tinggal selamanya.

Hal yang membuat hati semakin sedih adalah penyesalan yang sering datang terlambat. Kita baru menyadari berharganya seseorang ketika ia sudah tiada. Itulah yang Omjay rasakan saat ini.

Pemakaman Dody AF/dokpri
Pemakaman Dody AF/dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4