Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.
Study Tour Yang Benar: Kunjungi Sekolah Jenjang Lebih Tinggi
Kegiatan study tour, karya wisata, atau istilah sejenis sudah ada sejak puluhan tahun silam di Indonesia. Pada waktu saya duduk di bangku sekolah dasar tahun 1970-an sudah ada kegiatan study tour. Pada waktu SD itu kegiatan study tour-nya berkunjung ke pabrik gula. Aktivitas selama di pabrik gula itu tentu saja melihat secara langsung proses pembuatan gula dengan bahan dasar tanaman tebu.

Selanjutnya Kuwu adalah tempat di persawahan yang jauh dari laut tetapi menghasilkan garam (informasi lebih lanjut, silakan baca di sini).
Objek berikutnya yang kami kunjungi semasa SMP adalah pantai yang cukup menarik untuk didatangi (informasi lebih lanjut, silakan baca di sini).
Daya ingat saya masih bagus. Itu artinya kegiatan study tour memang sangat mengesankan bagi anak-anak sekolah pada jenjang rendah (SD dan SMP).
Guru dan Kepala Sekolah Perlu Studi Tiru
Selain anak-anak sekolah, para guru dan kepala sekolah perlu melakukan studi tiru. Istilah studi tiru untuk mengimbangi istilah studi banding yang sudah lebih dikenal sebelumnya. Ada pula digunakan istilah studi komparasi dan sebagainya.

Tempat yang dikunjungi dalam study tour bisa level satu kecamatan, satu kabupaten, antarkabupaten, antarprovinsi, bahkan antarpulau di Indonesia.
Selain siswa atau pelajar, para guru dan kepala sekolah juga perlu melakukan kunjungan ke tempat lain untuk bertemu dengan rekan sejawat. Pada pertemuan tersebut pasti ada "sharing" yang bermanfaat untuk dijadikan pengalaman berharga.
Dengan mengunjungi daerah orang lain, sedikit banyak akan ada pembelajaran. Ada sesuatu yang dapat ditiru atau dikembangkan di daerah asal mereka masing-masing.
Paling Tepat berkunjung ke Jenjang Sekolah Lebih Tinggi
Untuk pelajar kelas akhir, sebaiknya melakukan study tour ke jenjang sekolah di atasnya. Sebagai gambaran, untuk anak-anak PAUD atau Taman Kanak-Kanak sebaiknya melakukan study tour ke SD/ MI yang unggul atau berprestasi. Kemudian para pelajar SMP berkunjung ke SMA atau SMK yang cukup terkemuka atau banyak menghasilkan pelajar berprestasi. Demikian gambaran yang dapat dikembangkan.
Terkait kegiatan rekreasi, itu merupakan bonus atau kegiatan tambahan. Peserta boleh tidak mengikuti acara rekreasi. Study tour yang utama adalah berkunjung ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.
Mengapa berkunjung ke jenjang sekolah lebih tinggi itu penting? Tentu saja terkait dengan kelanjutan studi siswa yang bersangkutan. Dengan melihat secara langsung kondisi sekolah yang dikunjungi, seorang anak akan dapat membuat keputusan, lebih baik melanjutkan sekolah ke mana.
Dalam medsos pernah saya baca, ada seorang guru PAUD yang mengeluh karena merasa sudah letih dan lelah mendidik anak saat di PAUD, kemudian pas mau masuk SD, sang anak takut masuk ke SD. Ada apa ini? Untuk itu, sangat perlu anak-anak PAUD dikenalkan dengan sekolah jenjang di atasnya, yaitu sekolah dasar/MI melalui acara study tour.
Kepala Sekolah SMP PPU ke SMP 1 Galur Kulonprogo
Dalam rangka meningkatkan semangat mengelola sekolah yang dipimpinnya, para kepala SMP Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan studi tiru ke SMP 1 Galur pada 25 Juli 2023.

Demikian sekilas ulasan mengenai study tour, studi komparasi, dan studi tiru. Semoga kita selalu dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian yang sudah lewat.
Penajam Paser Utara, 18 Mei 2024