Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Mengapa Menulis Menambah Wawasan?

4 Juni 2026   05:00 Diperbarui: 4 Juni 2026   08:27 230 13 8

Omjay guru blogger Indonesia/dokpri
Omjay guru blogger Indonesia/dokpri

Seorang kawan guru di SMKN 40 Jakarta bertanya kepada Omjay. Mengapa menulis menambah wawasan? Inilah kisah Omjay kali ini di Kompasiana tercinta. Beberapa waktu lalu Omjay pernah diundang menjadi narasumber menulis dan menghasilkan uang untuk siswa SMKN 40 Jakarta.

https://youtu.be/xC0g60rWW_g?si=54YSlM4b2nTNc8M7

Menulis menambah wawasan karena saat menulis kita dipaksa untuk berpikir, membaca, mengingat, dan menghubungkan berbagai informasi yang kita miliki.

Semakin sering seseorang menulis, semakin luas pula pengetahuan yang diperolehnya. Sebabnya otaknya dipakai untuk membuat dan  menuliskan apa yang disukai dan dikuasainya. Hal ini tentu saja tidak mudah.

Ada beberapa alasan mengapa menulis dapat menambah wawasan:

1. Menulis Membuat Kita Banyak Membaca

Sebelum menulis, biasanya kita mencari referensi terlebih dahulu. Kita membaca buku, artikel, berita, jurnal, atau pengalaman orang lain. Dari proses membaca itulah wawasan bertambah.

Pepatah mengatakan:

"Pembaca yang baik belum tentu penulis yang baik, tetapi penulis yang baik pasti pembaca yang baik."

2. Menulis Melatih Berpikir Kritis

Ketika menulis, kita tidak hanya menyalin informasi. Kita harus menganalisis, membandingkan, dan menyimpulkan berbagai informasi yang diperoleh. Proses berpikir kritis ini membuat pemahaman kita semakin mendalam.

3. Menulis Membantu Mengingat Lebih Lama

Informasi yang ditulis akan lebih mudah tersimpan dalam memori dibandingkan hanya dibaca atau didengar. Saat menulis, otak bekerja lebih aktif sehingga pengetahuan menjadi lebih melekat.

4. Menulis Mengajarkan Kita Belajar Sepanjang Hayat

Seorang penulis tidak pernah berhenti belajar. Setiap hari ada hal baru yang ingin ditulis. Karena itu, penulis selalu terdorong untuk mencari ilmu baru.

5. Menulis Membuka Jaringan dan Pengalaman Baru

Tulisan yang dipublikasikan dapat dibaca banyak orang. Dari sana muncul diskusi, komentar, dan pertukaran gagasan yang memperkaya wawasan penulis.

6. Menulis Membuat Kita Mengenal Diri Sendiri

Saat menulis pengalaman, pemikiran, dan perasaan, kita belajar memahami diri sendiri. Kita menjadi lebih reflektif dan bijaksana dalam memandang kehidupan.

Pelajaran dari Omjay

Sebagai Guru Blogger Indonesia, Dr. Wijaya Kusumah (Omjay) merasakan langsung manfaat menulis. Awalnya Omjay menulis untuk berbagi pengalaman mengajar. Namun dari kebiasaan menulis setiap hari, wawasan Omjay semakin luas. Menulis membawanya bertemu banyak tokoh pendidikan, belajar di Jepang dan Tiongkok, menerbitkan buku, menjadi narasumber di berbagai daerah, hingga dikenal sebagai Guru Blogger Indonesia.

Omjay sering mengatakan melalui mantra ajaibnya:

"Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi."

Kalimat sederhana itu mengandung makna yang sangat dalam. Ketika kita menulis setiap hari, kita akan terdorong untuk membaca setiap hari. Ketika membaca setiap hari, wawasan bertambah. Ketika wawasan bertambah, kualitas tulisan meningkat. Begitulah lingkaran kebaikan yang terus berputar.

Kesimpulan

Menulis bukan sekadar merangkai kata-kata. Menulis adalah proses belajar. Setiap tulisan yang kita buat sebenarnya sedang membangun wawasan, memperkuat ingatan, melatih berpikir kritis, dan memperluas pengalaman hidup kita.

Karena itu, jika ingin menambah wawasan, jangan hanya membaca. Mulailah menulis. Tuliskan apa yang Anda baca, lihat, dengar, dan rasakan. Semakin banyak menulis, semakin banyak pula ilmu yang akan Anda miliki.

Menulis lah setiap hari. Sebab setiap tulisan adalah jejak pengetahuan yang akan membuat kita terus tumbuh dan berkembang.

Demikianlah kisah Omjay tentang mengapa menulis menambah wawasan. Semoga bermanfaat buat pembaca Kompasiana tercinta.

Salam blogger persahabatan 

Omjay/Kakek Jay

Guru blogger Indonesia 

Blog https://wijayalabs.com

Foto wisuda Omjay/dokpri
Foto wisuda Omjay/dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4