Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trik Jitu Menulis Buku Dan Mengubah Tulisan Menjadi Warisan

16 Juni 2026   14:52 Diperbarui: 17 Juni 2026   05:01 155 3 2

Saya memiliki kebiasaan berbeda.

Saya menulis sedikit demi sedikit setiap hari. Kadang hanya satu halaman. Kadang dua halaman. Bahkan ketika sangat sibuk, saya tetap berusaha menulis beberapa paragraf.

Lama-kelamaan tulisan itu bertambah banyak. Seperti menabung uang receh yang akhirnya menjadi jutaan rupiah, tulisan kecil yang dibuat setiap hari akhirnya berubah menjadi sebuah buku.

Saya sering mengatakan kepada peserta pelatihan bahwa buku bukan ditulis dalam sehari. Buku lahir dari kebiasaan menulis setiap hari.

Trik ketiga adalah jangan menunggu sempurna.

Inilah kesalahan terbesar banyak calon penulis.

Mereka ingin kalimat pertama langsung sempurna. Mereka ingin paragraf pertama langsung memukau. Mereka ingin buku pertama langsung menjadi best seller.

Akibatnya mereka tidak pernah selesai menulis.

Saya belajar bahwa tulisan yang selesai jauh lebih berharga daripada tulisan sempurna yang hanya ada di kepala.

Ketika menulis, saya membiarkan ide mengalir terlebih dahulu. Setelah selesai, barulah saya melakukan revisi. Dengan cara itu, naskah terus bergerak maju dan tidak terjebak dalam kesempurnaan yang semu.

Trik keempat adalah menulis dengan hati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6