Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Omjay cuma senyum. Di dalam hati Omjay ingat pesan yang sering Omjay baca di kitab suci: satu langkah ke masjid itu nilainya besar. Satu langkah, ditulis satu pahala. Satu langkah, dihapus satu dosa. Satu langkah, dinaikkan satu derajat di surga.
Kalau dipikir pakai logika, rugi rasanya kalau tidak diambil. Masa iya jalan 200 langkah ke masjid, berarti 200 pahala, 200 dosa dihapus, 200 derajat naik. Itu baru jalan berangkat. Pulangnya sama lagi.
"Ya Allah penguasa bumi, terima langkah ini," gumam Omjay tiap melangkahkan kaki.
Pelajaran dari shaf sholat
Sebulan berjalan, Omjay mulai kenal jamaah. Ada Kang Asep pedagang kue kering. Ada Pak Udin tukang sayur, ada Mas Arif mahasiswa, ada Kakek Rohim yang jalannya dipapah dua anaknya.
Kakek Rohim ini yang paling bikin Omjay malu. Usianya sudah 82 tahun. Penglihatannya kabur. Tiap waktu shalat, dua cucunya selalu menjemput. Dipapah pelan-pelan, didudukkan di shaf paling depan.
Suatu Maghrib Omjay memberanikan diri bertanya, "Kek, capek nggak jalan sejauh ini?"
Kakek Rohim tertawa kecil. "Capek nak. Tapi aku ingat haditsnya. Nabi Muhammad SAW bilang, orang yang berwudhu dengan sebaik-baiknya lalu pergi ke masjid, tiap langkahnya dapat pahala, diangkat derajatnya, dihapus dosanya. Kalau aku bisa jalan sendiri, aku jalan. Ini karena sudah tidak kuat, ya dipapah. Pahalanya tetap jalan, insyaAllah."
Malam itu Omjay pulang sambil menunduk. Saya yang masih kuat, masih bisa jalan sendiri, masih sering nunda-nunda. Malu. Sungguh saya malu.
Pahala 25 sampai 27 kali lipat
Di masjid Omjay juga belajar lagi tentang nilai shalat berjamaah. Ustadz pernah ceramah: shalat sendirian di rumah itu sah. Tapi shalat berjamaah pahalanya 25 sampai 27 kali lipat.