GILANG BUDI PERKASA
GILANG BUDI PERKASA Wiraswasta

Founder INF Creative, perusahaan penyedia layanan animasi, motion graphic, dan konten edukasi untuk perusahaan, institusi, maupun brand. Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dan telah mengerjakan lebih dari 1000 video. https://infcreative.com/

Selanjutnya

Tutup

Video

Memilih Style Video AI untuk Kebutuhan HR, Procurement, dan Marketing

28 September 2026   17:36 Diperbarui: 28 September 2026   17:36 86 1 0

Visual generatif dapat menjadi pilihan untuk mengeksplorasi kebutuhan tersebut. Misalnya, gambaran konseptual tentang masa depan atau adegan imajinatif untuk sebuah kampanye.

Namun, saya akan berhati-hati ketika pendekatan ini digunakan dalam video profil perusahaan.

Penonton bisa menganggap gedung, pabrik, atau aktivitas yang ditampilkan sebagai dokumentasi nyata. Jika tujuannya memperlihatkan fasilitas dan kemampuan perusahaan, rekaman asli tetap memiliki peran penting.

Karena itu, penggunaan visual AI perlu dibicarakan sejak penyusunan konsep. Marketing perlu menilai kesesuaiannya dengan pesan merek, sedangkan procurement perlu memperjelas ketentuan penggunaan aset dalam kesepakatan kerja.

5. Visualisasi 3D: untuk Bentuk dan Mekanisme

Untuk produk atau proses tertentu, penonton perlu melihat sesuatu yang tidak mudah ditangkap kamera: bagian dalam mesin, susunan komponen, atau rancangan ruang.

Visualisasi 3D dapat membantu menjelaskannya, dengan AI digunakan untuk mendukung tahapan produksi tertentu.

Hal yang menjadi perhatian saya adalah tingkat akurasi yang dibutuhkan. Visual untuk membangun suasana tentu berbeda dengan visual untuk menjelaskan mekanisme produk.

Jika ketepatan teknis menjadi prioritas, tim produksi membutuhkan bahan acuan yang memadai dan pemeriksaan dari pihak yang memahami produknya.

Dalam penawaran, procurement perlu membedakan pekerjaan pembuatan model, animasi, dan rendering. Jika perusahaan sudah memiliki model 3D, sampaikan sejak awal agar vendor dapat menilai apakah aset tersebut bisa digunakan.

Biaya Pembaruan Juga Perlu Dibicarakan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6