Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

"Mau nastar!"
"Boleh. Tapi satu saja ya!"
"Iya. Terima kasih Bunda..!"
"Mau coklat!"
"Nanti lagi ya, sekarang Adek makan buah dulu!"
Mungkin itu dialog saat anak-anak kita masih kecil dan ingin menikmati kudapan lebaran yang tertata rapi di atas meja. Nastar, kastangle, roti semprit, coklat, biskuit.
Lebaran biasanya identik dengan hidangan bersantan dan tinggi gula, yang jika dikonsumsi berlebihan bisa membuat anak-anak kurang nyaman atau kehilangan nafsu makan untuk makanan bergizi. Bahkan mungkin bisa sampai menderita diare jika mengonsumsi hidangan lebaran tak terkontrol.
Di desa saya, Kami biasa bersilaturahmi ke tetangga, jadi bisa sambil berolahraga karena kami berjalan keliling kampung bertamu ke semua tetangga.
Dengan begitu, anak-anak menjadi lebih banyak bergerak dan berlarian yang menyehatkan. Tapi kalau tidak terkontrol, di setiap rumah bisa-bisa semua hidangan dicicipi yang biasanya berupa roti kering yang tinggi gula dan lemak.

Makanan untuk anak sebisa mungkin kita atur dengan gizi berimbang.
1. Ada sumber karbohidrat, seperti nasi, kentang , ketela, dan sejenisnya.
2. Ada sumber protein dan lemak seperti lkan, ayam,telur, tahu, tempe, dan daging.
3. Ada sumber serat seperti buah dan sayur.
Makanan itu menggunakan komposisi isi piringku.
Dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id, dalam Isi Piringku setiap kali makan, 50 persen piring adalah porsi sayur dan buah, sedangkan 50 persen lainnya porsi untuk makanan pokok dan lauk pauk.
1. Anak-anak menyukai tampilan makanan yang menarik dan "eye catching". Ini akan membuat anak -anak penasaran untuk mencicipi.
2. Aman dikonsumsi anak, misal nya ikan tanpa duri, fillet ayam, telur.
3. Teksturnya empuk, mudah dikunyah dan ditelan seperti tahu dan tempe.
4. Rasanya tidak terlalu tajam, seperti tidak terlalu manis, asin, asam, pedas atau pahit.
Yuk kita Langsung Membuat Menu Santapan Lebaran untuk Anak.

-Siapkan kaldu ayam, dengan merebus 250 gram cakar ayam dalam 1 liter air sampai ceker lunak dan air kaldu berkurang menjadi sekitar 750 ml
-100 gram daging ayam fillet, potong dadu
- 1 buah wortel, potong memanjang dengan pisau acar
- 100 gram brokoli, potong sesuai kuntumnya.
- 100 gram kembang , potong sesuai kuntumnya.
- jamur kuping, potong kasar
- 1 tangkai daun bawang dan seledri.
- Bawang merah goreng secukupnya.
Bumbu yang dihaluskan:
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh merica
- 1 butir kemiri
Tambahkan: 1 sendok teh garam halus/ sesuai selera, dan 1 sendok teh gula/ sesuai selera.
Cara membuat:
1. Panaskan kaldu sampai mendidih.
2. Tumis bumbu halus dan daging ayam sampai harum, masukkan ke air kaldu.
3. Masukkan wortel, brokoli, kembang kol dan jamur kuping.
4. Biarkan sampai empuk, tapi warna masih bagus. Sebelum diangkat, tambahkan daun bawang dan seledri.
5. Sajikan dalam mangkok, taburi bawang merah goreng.

- 3 butir telur
- 50 gram wortel, cincang halus
-50 gram brokoli, cincang halus
- 50 gram jamur kuping, cincang halus
Semua sayuran rebus sebentar, dan tiriskan.
Bumbu:
- 2 buah bawang merah, cincang halus
- 1 siung bawang putih, cincang halus
- merica bubuk setengah sendok teh.
- garam halus 1/2 sendok teh.
Cara membuat:
1. Kocok telur, masukkan semua sayuran setengah matang dan bumbunya, kocok merata.
2. Dadar kecil- kecil dalam cetakan/ dadar di wajan.
3. Angkat, siap dihidangkan.

Bahan:
-1 buah mangga matang
- 1 bungkus agar-agar plain
- air 600 ml
- 1 sendok susu bubuk
- Gula pasir 50 gram/sesuai selera
- selai stroberi
Cara membuat:
1. Haluskan mangga, dan sisakan sedikit yang utuh untuk garnish.
2. Masukkan 1 bungkus agar-agar, mangga yang sudah dihaluskan, gula, susu bubuk dan air. Aduk sampai tercampur rata.
3. Sisakan mangga yang dihaluskan sedikit, tambahkan air dan madu, panaskan sampai mendidih untuk saus.
4. . Panaskan sampai mendidih, matikan api.
5. . Siapkan cetakan gelas beling kecil yang biasa untuk minum air zam-zam.
6. Dinginkan. Susu akan terpisah dengan sendirinya di lapisan atas, mangga di bawah.
7. Keluar kan dari cetakan dengan terbalik, sehingga larutan susu di bawah, larutan mangga di bawah.
8. Hias seperti gambar dengan selai stroberi, dan siram dengan saus mangga.


Saus:
Rebus 5 buah tomat berukuran sedang, 3 cabe merah besar, 3 siung bawang putih, 3 buah bawang merah sampai lunak. Kupas kulit tomat, masukkan blender bersama semua rebusan. Blender sampai halus, saring. Masak lagi sampai mengental, tambahkan garam dan gula secukupnya. Tambahkan sesendok maizena, larutkan dalam air. Aduk sampai mengental. Saus homemade sudah jadi dan siap dinikmati.
-2 buah tahu putih, potong jadi bentuk segitiga. Goreng setengah matang.
- Fillet dada ayam 250 gram
- 1 butir telur
- garam 1 sendok teh
- Bawang putih 3 siung, haluskan bersama 1/2 sendok teh lada.
- gula pasir 1 sendok teh.
- 1 sendok tapioka.
-Cincang halus brokoli, jamur kuping, dan wortel.
Cara Membuat:
1. Haluskan semua bahan dan bumbu dan tepung tapioka.
2. Campurkan sayuran yang sudah dicincang halus.
3. Ambil 1 potong tahu, iris diagonal, dan isi dengan adonan ayam, sayur dan tepung.
4. Rebus sampai mengapung.
5. Buat kuah kaldu seperti resep sop, didihkan.
6. Masukkan tahu sampai mengapung. Angkat, taburi daun bawang dan bawang goreng.
7. Adonan bakso yang tersisa bisa dipakai untuk isian pangsit, kebetulan saya ada stok kulit pangsit, jadi bisa membuat pangsit juga.

Simak videonya kl blm jelas ya...
Sumber: YouTube @, Isti Yogiswandani channel
Untuk menjaga kesehatan anak selama hari raya, sebaiknya batasi hal-hal berikut:
1. Minuman Berkarbonasi & Sirup Berlebih.
Gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat (sugar rush) yang diikuti lemas dan rewel.
2. Makanan Sangat Pedas
Pencernaan anak lebih sensitif terhadap cabai yang dapat memicu sakit perut atau diare.
3. Kacang-kacangan Utuh
Untuk anak balita, hindari menyajikan kacang goreng utuh tanpa pengawasan karena risiko tersedak yang tinggi.
4. Lemak Jenuh Tinggi
Batasi bagian kulit ayam atau jeroan dalam kuah bersantan kental agar anak tidak merasa mual.
Pastikan anak tetap terhidrasi dengan air putih di sela-sela kunjungan ke rumah kerabat agar pencernaan mereka tetap lancar meski banyak mengonsumsi makanan khas hari raya.
#Ramadan bercerita 2026 hari 25
Referensi:
https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang